Jumat, 22 November 2013

resensi #1

1.      Data Publikasi
Judul                : Cibir Google, Microsoft Jualan Kaus
Penulis             : Deliusno
Penerbit           : kompas
No/tanggal       :  Kamis, 21 November 2013
No.halaman     : 1 halaman
Tema        : Tekno


2.Ringkasan 
pihak menjual kaos , mug , jaket , topi yang berisikan slogan kampanye terhadapa google yang "menguntit" user . Salah satu yang dipakai berbunyi, "Keep calm while we steal your data" atau "tetap tenang saat kami mencuri data Anda". 
Ada juga slogan lain yang berbunyi, "I'm watching you" atau "saya mengawasi Anda". dan Harga produk "cibiran buat Google" tersebut mulai 8 dollar AS (sekitar Rp 94.000) hingga 15 dollar AS (sekitar Rp 176.000). Hasil Studi dari microsoft 77% user tidak tahu tindakan yang dilakukan oleh google, 88% setelah tahu atas kejadian ini tidak setuju yang telah dilakukan oleh google

3.Keunggulan 
-bahasa yang digunakan mudah dimengerti
-menggunakan penulisan yang benar .

4.Kekurangan
-

5.Pendapat/saran
tindakan yang dilakukan oleh google tidak dapat dibenarkan , karena menguntit/mengawasi usernya , rasa terima kasih kepada microsoft yang telah memberitahukan informasi ini .

6.Lampiran
 KOMPAS.com — Masih ingat dengan kampanye "Scroogled? Ya, Scroogled merupakan sebuah kampanye negatif yang dilancarkan oleh Microsoft kepada salah satu rival terbesarnya, yaitu Google.

Dalam kampanye ini, Microsoft melancarkan serangan secara terang-terangan atas layanan Gmail dari Google. Tujuannya, tentu saja, adalah mengalihkan pelanggan Gmail ke layanan Outlook milik Microsoft.

Kampanye Scroogled ini sempat ramai dibicarakan pada Februari 2013 lalu. Sejak bulan itu, Microsoft tidak terlalu banyak menyuarakan kampanye tersebut itu lagi.

Kini, menjelang akhir tahun 2013, Microsoft kembali melancarkan serangan baru perihal kampanye Scroogled. Perusahaan raksasa software ini, seperti dikutip dari Techcrunch, Kamis (21/11/2013), mulai menjual t-shirt, topi, mug, dan jaket dengan tulisan atau slogan yang terkait dengan kampanye tersebut.

Menurut pantauan KompasTekno di situs resminya, Microsoft menjual produk-produk tersebut dengan berbagai slogan negatif. Sebagai salah satu contoh, ada slogan yang berbunyi, "Keep calm while we steal your data" atau "tetap tenang saat kami mencuri data Anda". 

Ada juga slogan lain yang berbunyi, "I'm watching you" atau "saya mengawasi Anda".

Slogan-slogan tersebut seperti ingin menyindir sebuah fakta yang menyebutkan bahwa Google "mengintip" tiap e-mail pengguna agar bisa mengirim iklan yang sesuai untuk pengguna tersebut.

Harga produk "cibiran buat Google" tersebut mulai 8 dollar AS (sekitar Rp 94.000) hingga 15 dollar AS (sekitar Rp 176.000). 

Edukasi konsumen

Microsoft mengatakan bahwa kampanye iklan itu bertujuan untuk "mengedukasi publik Amerika mengenai praktik Google menelusuri tiap e-mail penggunanya untuk menjual iklan."

Menurut studi yang dilakukan produsen sistem operasi Windows ini, sebanyak 70 persen pengguna tidak menyadari bahwa dirinya terus-menerus "diintip" oleh penyedia layanan jasa e-mail

Sebanyak 88 persen dari pengguna yang kemudian mengetahui hal ini menyatakan tidak setuju dengan praktik tersebut. 

Layanan Outlook milik Microsoft diklaim tidak men-scan e-mail pengguna untuk menjual iklan. Google sendiri sudah sejak dulu "ngotot" bahwa privasi pengguna tidak terpengaruh oleh metode scanning e-mail otomatis yang diterapkan olehnya.

Google pun sudah bereaksi terhadap kampanye ini. Menurut mereka, meski layanan Gmail selalu memindai e-mail pengguna, tidak ada manusia yang membaca e-mail yang dipindai tersebut.

"Penargetan iklan di Gmail dilakukan sepenuhnya secara otomatis, dan tidak ada manusia yang membaca e-mail Anda atau informasi akun Google untuk menampilkan iklan atau informasi terkait," tulis Google.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar